Helikopter AW 101 Merugikan Uang Negara Sebesar RP 220 Miliar

Helikopeter AW 101 Yang Dibeli TNI AU Meruginkan Bangsa Indonesia

Helikopter AW 101 yang saat ini sedang ramai dibicarakan di tanah air kita. Dikarenakan pembelian Helikopter ini telah membuat rugi negara sebesar Rp 220 miliar. Saat ini Pusat Polisi Militer (Puspom TNI) telah menetapkan 3 orang tersangka yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101. Berkaitan dengan kasus dugaan korupsi ini akhirnya Puspom TNI sedang melakukan pengeledahan. Pengeledahan dilakukan ke beberapa titik untuk mencari bukti – bukti korupsi dalam pengandaan helikopter ini.

Ketua KPK Agus Rahardjo yang sedang menangani kasus dugaan korupsi dalam pengadaan helikopter TNI ini menjelaskan bahwa “Terus terang saja saya telah menyampaikan 2 hari yang lalu. Kalau saat ini saya dengan tim sedang melakukan penggeledahan ke beberapa titik dan di situ juga ada dari tim Puspom TNI dan tugas kami disini hanya sebagai mem-back up Puspom saja. Untuk resminya Puspom yang melakukan investigasi dalam mencari bukti – bukti dugaan korupsi dalam pengadaan helicopter ini. Pengeledahan ini dilakukan di 4 lokasi yang berbeda antara lain lokasi pertama berada di kantor PT Diratama Jaya Mandiri di Sentul. Kemudian di Bidakara rumah saksi , ada juga perusahan swasta yang ada di bogor serta rumah swasta di Sentul City.

Sabung Ayam Bonus 100% , Live Casino Bonus 8X Win

Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo nantinya hasil dari penggeledahan tersebut bisa membantu KPK untuk bisa mengembangkan penyelidikan yang saat ini dilakukan.

Agus Rahardjo juga mengatakan dalam kasus ini Puspom TNI yang menangani tersangka dari pihak militer. Sedangkan untuk tersangka swasta nantinya pihak KPK yang akan menindak lanjutinya.

“Jadinya tim gabungan ini masih memerlukan pendalaman untuk menghusut kasus korupsi yang berasal dari pengadaan helikopter  ini. Dan Nantinya bisa dirangkai untuk melanjutkan kasus ini.”

Dari Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo sebelumnya juga telah memberikan pernyataan kepada public tentang penetapan 3 orang tersangka yang berasal dari TNI. Jendral Gatot menyebutkan 3 orang tersangka telah melakukan penyimpangan dalam pengadaan heli tersebut.

 

Wahanabet – Agen Sabung Ayam Terpercaya

STATUS BANK

KONTAK KAMI